Jubir KPK Sebut Langkah Menag Teladan Positif Pencegahan Korupsi

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, harianrakyatnusantara.com — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/2/2026), untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan pesawat khusus saat kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026.

Kedatangan Menag ke KPK tersebut berkaitan dengan perjalanan dinasnya ke Kabupaten Takalar dalam rangka peresmian Gedung Balai Sarkiah. Di hadapan awak media, Menag menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk transparansi dan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan korupsi, khususnya terkait potensi gratifikasi.

“Saya sudah beberapa kali datang ke KPK. Bahkan sebelumnya pernah menyerahkan pemberian yang saya duga terkait penyelenggaraan haji. Saya juga beberapa kali berkonsultasi. Kali ini kita datang lagi untuk menyampaikan terkait kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan menggunakan pesawat khusus,” ujar Nasaruddin Umar di kantor KPK, Jakarta.

Menag mengaku bersyukur pertemuannya dengan pihak KPK berlangsung lancar dan terbuka. Ia mengapresiasi lembaga antirasuah tersebut yang memberikan ruang klarifikasi secara transparan.

Menurutnya, langkah pelaporan sejak awal merupakan bagian dari upaya membangun budaya integritas di lingkungan Kementerian Agama dan di kalangan penyelenggara negara secara umum.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi teman-teman lain. Mari kita mendukung seluruh gagasan pencegahan yang telah disosialisasikan, terutama oleh KPK. Laporkan apa pun yang mungkin syubhat bagi kita. Jangan khawatir. Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik bagi siapa pun sebagai penyelenggara negara,” tegasnya.

Baca Juga:  Sat Binmas Polres Soppeng Gencarkan Himbauan Kamtibmas di Wilayah Lalabata

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menilai langkah Menteri Agama tersebut sebagai teladan positif bagi seluruh penyelenggara negara.

Menurut Budi, pelaporan dugaan gratifikasi sejak awal merupakan bentuk mitigasi dan pencegahan terhadap potensi konflik kepentingan di kemudian hari.

“Kita lakukan pencegahan-pencegahan, khususnya terkait konflik kepentingan yang barangkali ke depan akan muncul,” ujarnya.

Budi menggarisbawahi tiga poin penting dari langkah yang dilakukan Menag.

Pertama, komitmen kuat seorang menteri sebagai penyelenggara negara dalam mendukung pemberantasan korupsi, terutama melalui pelaporan gratifikasi secara dini.

Kedua, tindakan tersebut menjadi teladan tidak hanya bagi jajaran Kementerian Agama, tetapi juga bagi seluruh penyelenggara negara dan aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.

Ketiga, langkah ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat dan pihak swasta agar tidak memberikan hadiah atau bentuk pemberian lain kepada pejabat negara yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Ini menjadi edukasi kepada masyarakat dan pihak swasta agar tidak memberikan suatu hadiah atau bentuk lainnya kepada penyelenggara negara atau ASN,” tandas Budi.

Kehadiran Menag di KPK pun dipandang sebagai pesan kuat bahwa transparansi dan pelaporan dini merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang bersih, sekaligus memperkuat budaya antikorupsi di ruang publik.

Editor: A. Indera Dewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel harianrakyatnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulsel Tekankan Pelayanan Lalu Lintas yang Humanis dan Responsif, Atasi Kemacetan
Polda Sulsel Gelar Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Tandai Pergantian Kapolda
Keluarga Besar Polresta Gowa Ucapkan Selamat atas Pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
Polda Sulsel Periksa 30 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Perizinan di Kabupaten Gowa Prov Sulsel
Hadapi Puncak Kemarau, Polres Wajo Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektoral
Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi
Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi
Wabup Wajo Baso Rahmanuddin Lepas Kontingen Porsenijar PGRI, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Kapolda Sulsel Tekankan Pelayanan Lalu Lintas yang Humanis dan Responsif, Atasi Kemacetan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Polda Sulsel Gelar Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Tandai Pergantian Kapolda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Keluarga Besar Polresta Gowa Ucapkan Selamat atas Pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Senin, 28 September 2026 - 18:20 WIB

Polda Sulsel Periksa 30 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Perizinan di Kabupaten Gowa Prov Sulsel

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Polres Wajo Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektoral

Berita Terbaru