Petani Meninggal Tersambar Petir di Sabbangparu, Kapolsek Minta Warga Hindari ke Sawah Saat Hujan

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajo Sulsel, harianrakyatnusantara.com – Nasib nahas dialami seorang petani di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Seorang pria bernama Ansar (60) meninggal dunia setelah tersambar petir saat berteduh di pondok sawah di Kampung Batue, Dusun Botto Ulu, Desa Liu, Kecamatan Sabbangparu, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban baru selesai menyemprot tanaman padi di sawah miliknya. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat Ansar memilih berlindung di sebuah pondok sawah. Namun, tanpa diduga, petir menyambar lokasi tempat korban berteduh.

Seorang saksi yang melintas, Langka, menemukan korban sudah tergeletak di dalam pondok dalam kondisi tidak bergerak. Ia kemudian berlari memanggil warga sekitar untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kejadian ini sontak mengundang duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat. Aparat dari Polsek Sabbangparu yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan selanjutnya melayat ke rumah duka.

Baca Juga:  *Patroli Biru Polsek Sabbangparu Sasar Titik Rawan, Polisi Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas

Kapolsek Sabbangparu AKP Rezky G, SH mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di area terbuka seperti persawahan.

“Kami mengingatkan seluruh warga, khususnya para petani, agar menghentikan aktivitas di sawah ketika hujan disertai petir. Jangan berteduh di pondok sawah atau tempat terbuka karena sangat berisiko menjadi sasaran sambaran petir. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas,” tegas AKP Rezky.

Ia juga meminta masyarakat untuk segera mencari tempat berlindung yang lebih aman apabila cuaca mulai memburuk dan menghindari berada di bawah pohon tunggal atau bangunan sederhana di tengah area persawahan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat mengancam keselamatan siapa saja. Masyarakat diimbau selalu memantau kondisi cuaca dan tidak memaksakan diri bekerja di lahan terbuka saat hujan disertai kilat dan

*KASI HUMAS POLRES WAJO*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel harianrakyatnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi
Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi
Wabup Wajo Baso Rahmanuddin Lepas Kontingen Porsenijar PGRI, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas
KJI Wajo Serahkan Berkas SKK ke Kesbangpol, Wujud Tertib Administrasi Organisasi
Pemkab Wajo Terima Kunjungan Pemkab Barru untuk Berbagi Pengalaman Pengelolaan CSR
Silaturahmi Penuh Kekeluargaan, Kapolres Wajo Temui Purnawirawan Polri di Kecamatan Tempe
Dugaan Penyimpangan Anggaran Pendidikan Rp13 Miliar, Kejati Sulsel Tingkatkan Penyidikan
Kapolsek dan Bayangkari Pitumpanua Ikut Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Besar Al-Muttaqin Siwa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:20 WIB

Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:15 WIB

Tiga Warga Ikuti Seleksi Calon Kepala Dusun Tosappa, Pemdes Lampulung Libatkan Kecamatan Demi Transparansi

Senin, 29 Juni 2026 - 00:36 WIB

Wabup Wajo Baso Rahmanuddin Lepas Kontingen Porsenijar PGRI, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:51 WIB

KJI Wajo Serahkan Berkas SKK ke Kesbangpol, Wujud Tertib Administrasi Organisasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Wajo Terima Kunjungan Pemkab Barru untuk Berbagi Pengalaman Pengelolaan CSR

Berita Terbaru